Siapa yang tidak tahu buah kurma. Kurma adalah buah yang di sunahkan nabi Muhammad SAW unntuk santapan berbuka puasa. buah yang berasal dari kaum persia tersebut kini dapat kita temui di indonesia tepatnya di kota Surabaya.
Sepintas, tak ada yang berbeda dari pohon yang merupakan ciri khas Timur Tengah tersebut. Namun bedanya, di pohon setinggi sekitar 3,5 meter itu muncul buah-buah warna hijau yang jumlahnya ratusan.
Ternyata, di pohon yang tumbuhnya tidak disengaja tersebut tumbuh buah kurma. Sebuah pemandangan yang hampir tidak lazim terjadi di Indonesia, mengingat pohon kurma tidak bisa berbuah di negeri ini.
"Kami juga terkejut saat melihat ada buah di pohon kurma. Padahal biasanya pohon kurma tidak bisa tumbuh buah dan hanya besar pohonnya saja. Ini sebuah anugerah Allah SWT," ujar Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darussalam, H. Mahsun Hadji, saat ditemui di kebunnya, Rabu.
Dijelaskan Mahsun, pohon kurma itu masih berusia tujuh tahun. Tumbuhnya pun tidak disengaja. Pohon itu tumbuh dari biji-biji yang dibuang pengasuh pondok pesantren setelah dimakannya.
"Kami meyakini kalau yang membuang biji di kebun itu KH Mas Abdul Muhith, pendiri sekaligus pemilik pondok pesantren. Biasa kan habis makan kurma, terus bijinya di buang di pekarangan belakang," tutur dia.
Fenomena buah kurma bisa berbuah tidak hanya di Surabaya, tetapi juga di Bogor, seperti di bawah ini.
Sedangkan pohon korma ini letaknya di Restoran Bukit Gumati milik Mulyatma Supardi, dua buah pohon kurma ini tumbuh subur dan berbuah.
Menurut Beny (2011) bahwa pohon kurma memang dapat tumbuh di tanah Indonesia lebih baik dari pohon yang di Arab. Contoh: Di Arab hasil panen buah kurma per pohon 120 kg sedang di Malaysia 200 s/d 300 kg., ini karena tanahnya subur. Pohon kurma ada 2 jenis - perempuan dan jantan. Semua pohon perempuan yang dapat berbuah tetapi buahnya tidak enak di makan ini karena tidak dikawin dengan serbuk/pollen dari pohon jantan. Jadi jangan salah paham mengenai buah yang enak sama yang yang tidak enak. Indonesia ketinggalan masalah tanaman kurma dengan Malaysia, Kamboja, Muangthai, apa lagi Australia.
Sedangakan Menurut ahli pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB), DR Sobir (2011) bahwa pertumbuhan pohon kurma di kawasan Bogor terjadi karena ada perubahan genetik yang terjadi pada biji kurma sebagai bagian untuk pengembangbiakan. “Biji kurma yang menjadi bibit pohon, merupakan hasil penyerbukan terbuka yang terjadi pada spesies tanaman kurma. Kombinasi hasil penyerbukan tersebut langka sehingga membuat biji buahnya bisa tumbuh di iklim yang bukan tempat asalnya. Bisa disimpulkan bahwa pohon kurma yang tumbuh di Indonesia ternyata tidak hanya bisa tumbuh saja, tetapi bisa berbuah, mari mencoba untuk tanam buah kurma siapa tahu bisa jadi petani kurma.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar